Jumat, 17 Juni 2016

Ff : GARDEN STORY

GARDEN STORY









Genre : Romance, friendship
Cast : Park bo gum, jisoo, yoon bomi, jung eunji
Soundtrack : sungjae - love song, Kim Soo hyun - dreaming, fly with the wind, apink - Sunday monday

Hari yang sangat indah, daun-daun berguguran, burung-burung berkicau. Iya ini adalah musim semi seperti nama ku Yoon Bomi (beom = spring/semi). Gadis berambut hitam itu sedang memandang cermin merapihkan rambutnya dan seragam yang dipakainya.

*Rumah bomi

"Bomiii noona pali (cepat) teman noona sudah menunggu aishh" kata yoon seok adik laki2nya teriak di lantai bawah.
"Nde...(iya)" jawab bomi dan berkata di depan cermin 
"yepeun.. ;) (cantik)"
"Aigho bomi ah teman mu sudah menunggu dari tadi, kau ini lama sekali, ini bekal mu dan uang jajan mu" kata ibunya.
"Nde eomma" katanya sambil membawa bekal yang telah dibuatkan ibunya.

**Prov eunji dan jisoo

"Omo bomi ah,  kau lama sekali, hari ini kan pertama kita masuk sekolah setelah liburan-_-" kata sahabat nya jung eunji
"gwaenchanha (tidak apa2) eunji ah, ayo bomi" kata sahabatnya seorang namja (pria) yaitu jisoo yang membela nya.
"Nah gomawo (makasih) jisoo telah membela ku" sambil tersenyum lebar seperti aegyo (bertingkah imut) kepadanya.
"Aishhh" geli eunji melihat tingkah nya.

*Sesampainya di sekolah

Mereka bertiga sudah bersahabat sejak kecil. Dan bahkan selalu satu sekolah mulai sd, smp hingga sekarang sampai kelas 3 sma. Jadi teman-teman di sekolahnya sudah wajar sekali melihat mereka bertiga selalu bersama dimanapun dan kapanpun.

*Bel pulang sekolah

"Jisoo ah dan eunji ah mianhaeyo (maaf), aku tidak bisa pulang bareng kalian, karna ada acara keluarga tapi nanti sore kita jadi ko ke taman, gapapa kan?" mohon bomi kepada kedua sahabat nya.
"Nde bomi, janji ya sore kau harus datang" kata jisoo
"Nde,,, dadahh" ucap bomi dan melambaikan tangannya kepada dua sahabat nya itu. Sebaliknya, mereka pun membalas lambaian tangan tersebut.

**Prov bomi

"Huu, aku sudah berbohong" ucap bomi. Sebenarnya hari ini bomi tidak ada acara keluarga, tetapi eunji yang meminta nya untuk seperti itu. Karena eunji menyukai jisoo sejak smp dan dia adalah cinta pertamanya. Jadi bomi pun menurut kepadanya, selama sahabatnya senang bomi pun ikut senang. Eunji setiap hari selalu curhat tentang jisoo, bomi pun menyuruh eunji untuk berkata yang sejujurnya tentang hatinya. Tetapi dia belum siap untuk mengatakannya, dia takut persahabatan yang slama ini sudah terjalin menjadi canggung.

**Prov eunji dan jisoo

"Hmm, kira2 bomi ada acara apa ya? tumben sekali" pikir jisoo
"Hmm mungkin keluarganya berkunjung ke rumahnya" jawab eunji
ketika mereka berjalan, ada pengendara motor yang hampir mengenai eunji. 
"eunji ah wiheomhae (awas)..." ucap jisoo menarik lengan eunji dan memeluknya. 
Dag dig dug detak jantung eunji berdegup kencang yang kini berada di dada jisoo sambil memejamkan matanya.
"Ah jantung ku, ku mohon jgn melepaskan ku, tetap seperti ini dlm waktu yang lama" ucapnya dalam hati. 
"Yaaa!!, kalau mengendarai hati-hati, kau tidak lihat ada orang" teriaknya pada orang yang menabrak eunji tetapi orang itu langsung kabur begitu saja.
"Eunji ah gwaenchanha ? (tak apa-apa?)" ucap jisoo pada eunji.
"Ah ya gwaenchanha, gomawo (makasih) jisoo. Ini juga salahku ko" katanya.
"Ani (tidak), orang itu yang salah, sudah lah yuk kita pulang" ucap jisoo. Dan eunji mengangguk.

*Taman
"Mana bomi? Bukannya dia sudah berjanji untuk datang" kesal eunji.
"Tunggu saja, pasti dia datang, nah itu dia" ucap jisoo
"ah eunji jisoo maaf aku telat lagi hehe" ucap bomi yang selalu saja telat.
Nah mereka sedang berada di taman yang selalu mereka kunjungi setiap saat, karena berkat taman itu mereka bisa saling kenal satu sama lain. Taman yang begitu indah, dihiasi lampu2 yang cantik, juga makanan yang tak kalah enak dengan restoran yang mahal.
"Hey sepertinya disana ada festival music" ucap eunji mengajak kedua sahabatnya.
"Daebak, benar ini festival music" ucap bomi terkejut dengan panggungnya yang cukup unik walaupun tidak begitu besar. 

Mereka pun duduk, dan menikmati lagu-lagu yang dibawakan oleh penyanyi.
"Annyeong Haseyo (selamat sore) semuanyaa....., oke kita akan menampilkan pemenang dari perlombaan cover music, juara pertama diraih oleh Park bo gum yee" ucap MC dan mempersilahkan pemenang tersebut untuk bernyanyi.

Seorang namja berkulit putih, menaiki panggung dengan balutan kemeja berwarna biru dan jeans hitam, serta gitar yang dipeganginya. Pria itu mulai memetik gitar nya dan bernyanyi lagu 
'dreaming' dari Kim Soo hyun
{I was looking at my dream that is being deemed far away
And I was standing blankly
I don’t have anything left any more
I thought about giving up everything, but
I am standing up again...... Towards the dream that I am going to meet some day.}
Semua penonton memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.

*Prov bomi, eunji, jisoo

"Waah suaranya indah sekali, tapi sepertinya aku pernah melihat nya... dimana ya?" pikir bomi yang membuat sahabatnya bingung.
"Ah sudah lah, mending kita pulang, lagi pula acaranya sudah selesai" ajak jisoo kepada sahabatnya untuk kembali ke rumah.

*Keesokan harinya

Bomi masih terus berpikir, bahwa dia pernah bertemu dengan pria itu, tetapi dia sangat lupa, dia masih terngiang suaranya dan juga wajahnya.
"Bomi ah, lihat roti mu sarapan dulu, kau dari tadi bengong saja" teriak eomma nya melihat anaknya bengong di pagi hari.
"Ah.. nde" ucapnya.

*Di sekolah

"Bomiiii, kemarin jisoo memeluk ku, dia menyelamatkan ku dari motor yang hampir menabrak ku" bisik eunji pada bomi.
"Waah jeongmal? (sungguh?) cukae (selamat), kau pasti senang" ucap bomi
"Iya ini juga berkat kau, gomawo yo (makasih ya)" ucap eunji sambil memeluknya.
"Doorrr" datang jisoo mengagetkan kedua sahabatnya
"Yaaaaa" ucap eunji dan bomi serentak
"Lagian aku tidak di ajak peluk juga" ucap jisoo
"Apa kau bilang, eunji harus kita apakan dia, hana dhul shet (satu dua tiga)" ucap bomi memberi kode eunji untuk mencubitnya. 
Tetapi jisoo sudah bersiap2 untuk berlari. Mereka ber3 pun saling berkejaran dilapangan.

**Prov jisoo

Jisoo sedang duduk di ruang tamu sambil melihat foto2 kenangan dulu. Sambil tersenyum melihat kedua foto sahabatnya eunji dan bomi.
"Aiihh anakku sudah besar ya, melihat foto cewe saja dan tersenyum begitu" ledek eomma nya.
"Ani (engga), eomma" ucap jisoo
"Lalu kau suka siapa? eunji ssi? bomi ssi? Mereka berdua cantik dan baik loh" ledek lagi eomma nya.
Jisoo hanya tersenyum lebar melihat foto itu. "Eomma aku tau siapa yang oppa jisoo sukai?" balas yeodongshaeng (adik perempuannya) yang keluar dari kamar.
"Oppa menyukai eunji eonnie, iya kan oppa?" ledek adiknya. Jisoo hanya tersenyum melihat adik dan eomma nya.

**Prov bomi
"Aiihh kemana eunji dan jisoo? Katanya mau ke taman hari ini, ku kira aku yang akan telat" gumamnya. 
Bomi sedang berdiri di bawah pohon yang besar sambil mendengar musik memakai headseat. Namun tiba-tiba batang pohon itu akan jatuh tepat dibawah kepala bomi. 
"Hey wiheomhae! (awas)...." ucap laki2 itu. 
Tetapi bomi tidak mendengar karna dia sedang asik mendengarkan lagu.
"Braaakk" batang pohon itu sudah jatuh. 
Ooppss ternyata bukan bomi yang kena melainkan lelaki yang berkata awas kepadanya, batang itu jatuh di atas kakinya.
"Ah aigho, gwaenchanha? (tak apa-apa)" ucap bomi
"Ah nde, gwaenchanha (tak apa)" ucap nya
"Tapi kaki mu terluka, gamsahabnida (terimakasih) telah menolongku, sini ku obati" ucap bomi dan mengeluarkan sapu tangan di tas nya. 
"Ah dia kan? Apa dia akan ingat ketika ku berikan sapu tangan ini?"Ucap bomi dalam hati.
Yaah lelaki itu adalah bo gum, lelaki yang pernah bernyanyi di festival music, yang membuat bingung bomi siapa lelaki itu sebenarnya. Dibersihkan lukanya menggunakan sapu tangan berwarna hitam itu.
"Gomawo (makasih), lain kali kau harus hati2" ucap bo gum
"Nde sekali lagi gomawo" ucap bomi
Bo gum pun mencoba untuk bangun tetapi sulit untuk berdiri. Bomi pun membantunya berdiri. Dan kini mereka berdua duduk di kursi taman.
"Kau tidak mengenal ku?" tanya bomi yang membuka perbincangan duluan
"Ani (engga), kau mengenalku?" tanya bo gum
"Kau tau sapu tangan ini?" tanyanya
"...." hanya gelengan kepala dari bo gum
"Baiklah akan ku jelaskan...." kata bomi

*Flashback 2 tahun yang lalu

Hari itu aku ditinggal oleh appaku karena penyakit jantung yang diidapnya. Semua keluarga kami menangis di pemakamannya. 
"Appa...hiks hiks" ucap yoon seok (adik bomi) menangis di pelukan eomma. 
Aku pun pergi dari sana, aku tak bisa lagi menahan tangis ku, aku duduk di bawah pohon rindang dan menangis memanggil appa ku.
"Appa,, kenapa kau pergi, aku rindu appa hiks hiks" bomi benar2 menangis. Air matanya terus berjatuhan. Datanglah seorang pria tinggi memakai baju hitam dan celana hitam menghampirinya dan berkata...
"Sudah kau jangan menangis, kalau kau menangis appa mu pasti akan sedih" ucapnya dan memberi sapu tangan kepadanya. 
"Bener apa katanya, aku sebaiknya tidak boleh menangis berlebihan seperti ini" ucapnya dalam hati dan mengusap semua air mata nya.
"Gamsahabnida (terimakasih) hiks hiks" ucapnya dan mengambil sapu tangan itu. 
Tetapi ketika bomi selesai menangis, lelaki itu sudah pergi. Bomi merasa tidak enak karena tidak mengucapkan terimakasih. Tetapi bomi masih bisa melihatnya dalam kejauhan, lelaki itu memasuki mobil dan membuka jendela nya lebar-lebar. Bomi memperhatikan nya sangat jelas mulai dari postur tubuhnya dan wajahnya. Dia berharap suatu saat bisa bertemu lagi dan mengucapkan terimakasih.

**Prov bomi dan bo gum

"Ah jadi kau gadis yang menangis di bawah pohon itu, iya iya aku ingat, maaf bukannya aku lupa, tapi karna aku tidak bisa melihat wajah mu karena kau terus menangis" ucap bo gum
"Nah jadi aku mau mengucapkan terimakasih kepada mu, nama mu siapa?" tanya bomi
"Bo gum imnida, kau?" tanya bo gum
"Bomi imnida, bo gum gomawo yo" kata bomi
"Ne cheonmaneyo (sama-sama)" katanya
"Mengapa kau ada di pemakaman pada hari itu?" tanya bomi
"Hmm halmeoni (nenek) ku meninggal pada hari itu" jawab bo gum
"Ahh mianhamnida (maaf), aku tidak bermaksud" kata bomi
"Nde gapapa ko" kata bo gum
Kemudian datanglah eunji dan jisoo menghampiri mereka yang tengah berbincang di taman.
"Annyeong (halo) bomi" ucap eunji dan jisoo
"Oh ya annyeong (halo), kenalkan ini teman ku bo gum, dia telah menyelamatkan ku dari batang pohon itu" ucap bomi dan menunjukkan batang pohon yang jatuh tadi.
"Ah nde annyeonghaseyo bo gum imnida (halo saya bo gum)" sapa bo gum
"Ah nde eunji imnida" sapa eunji
"Nde jisoo imnida, gamsahabnida (terimkasih) telah menyelamatkan bomi" sapa jisoo
"Ah ya" kata bo gum
"Heyyy ayo kita main games" ajak bomi kepada eunji, jisoo dan bo gum. 
Dan dikeluarkan nya kartu uno di dalam tasnya. Mereka ber4 bermain bersama sambil tertawa-tawa. Mereka pun memakan cemilan yang dibawakan eunji, bernyanyi bersama, berselfie bersama. Hingga langit pun berubah menjadi gelap mereka masih asik bermain.
"Hey sudah yuk, kita pulang" kata eunji
"Ah iya bener" ucap bomi
"Jisoo, bomi dan eunji bhanggapseumnida (senang berjumpa dengan anda)" kata bo gum
"Ah ne uri (kita) juga" ucap jisoo. Eunji dan bomi mengangguk setuju

**Prov bo gum

"Huh melelahkan" kata bo gum dan merebahkan badannya di atas kasur. 
"tapi, ku pikir2 gadis itu cantik sekali saat tertawa bahagia seperti itu, jantung ku slalu berdegup kencang dekat dengannya" ucap bo gum dalam hati sambil tersenyum dan menutup matanya dengan lengan.

**Prov jisoo dan bomi

Jisoo dan bomi pulang bersama karena rumahnya searah.
"Kau kenal dengan laki-laki itu?" tanya jisoo penasaran
"Hmm nde, waeyo? (kenapa?)" tanya bomi
"Ah ani, hanya bertanya saja" kata jisoo
"Kau cemburu ya? :-p" ledek bomi
"Ani (engga),,, mana mungkin aku cemburu" kata jiso
"Hahah..." tertawa ciri khas bomi

**Prov eunji

"Eunji ah, tolong berikan kue beras ini ke tetangga baru kita ya" ucap eomma eunji
"Ah nde, apa kita punya tetangga baru?" tanyanya
"Iya baru dua hari pindah" ucap ibunya. Eunji pun segera memberikan kue itu.
"Yaa eunji ah, pakai jaket mu diluar sangat dingin" teriak eomma nya. 
Tapi eunji tidak mendengar nya dia keluar tanpa jaket padahal cuaca sedang dingin, hanya balutan kaos panjang dan celana jeans sedengkul yang melapisi tubuhnya.

*Rumah bo gum

"Tok tok tok" eunji mulai mengetuk pintu berwarna cokelat itu. Dan keluarlah sekarang namja (laki-laki) berjaket abu2.
"Oh, bo gum ssi, jadi kau tetangga baru ku?" kata eunji tak menyangka ternyata bo gum tetangga barunya
"Ah nde" kata bo gum singkat
"Oiya ini kue beras dari eomma ku" ucap eunji dan menyerahkan bingkisan berwarna merah itu.
"Gamsahabnida (terimakasih)" katanya dan menundukkan kepalanya.
"Haha kau kaku sekali, oke deh dadah" kata eunji sambil tertawa melihat tingkah nya.

**Prov bomi

"Kenapa aku selalu kepikiran dengan bo gum ya, aishh kenapa wajahnya selalu ada dibayangan ku" ucap bomi dan memukul dirinya itu. 
Dia pun mengambil ponselnya dan menekan nomor eunji
"Ah yeoboseyo(hallo), eunji ah aku mau cerita" ucap bomi
"Iya cerita saja, waeyo? (kenapa?)" tanya eunji
"Sepertinya aku punya cinta pertama ku" ucap bomi
"Wah jeongmal? Siapa?" tanya nya lagi
"Hmm awalnya aku pernah bertemu dengan nya di pemakaman ayah ku, dia memberiku sebuah sapu tangan, setelah itu aku tidak sempat mengucapkan terimakasih, dan akhirnya setiap hari aku selalu datang di tempat itu, tapi aku tidak pernah bertemu dengannya, sudah berkali2 aku datang kesana tapi tetap saja tidak menemukan nya, dan akhirnya aku bisa bertemu kembali di taman itu, dan dia adalah bo gum cinta pertama ku. Haengbok (bahagia) nya aku" kata bomi panjang lebar
"Waah kau pasti jodoh dengannya, cukae bomi kau punya cinta pertama mu, oiya bo gum tetangga baru ku" kata eunji
"Benerkah? baiklah, besok aku ke rumah mu ya" kata bomi
"Ndeee" kata eunji

*Keesokan harinya

"Shungmo (bibi), bomi ada di rumah?" tanya jisoo yang datang ke rumah bomi untuk berangkat bersama
"Bomi sudah berangkat, dia menjemput eunji dulu di rumahnya" ucap eomma bomi
"Ah begitu, baiklah gamsahabnida" kata jisoo
"Tumben sekali, biasanya kita yang selalu menghampirinya" gumam jisoo
"Yaa! kalian kenapa tidak menghampiri ku" ucap jisoo kepada eunji dan bomi yang berada di luar rumah eunji hendak berangkat sekolah
"Ah mianhae (maaf)" katanya
Bomi berharap di pagi hari yang indah itu, dia bisa melihat bo gum. Dan harapannya pun tercapai, bo gum keluar dari pintu rumahnya hendak berangkat sekolah.
"Oh bo gum, ternyata rumah mu disini" kata jisoo
"Ah nde" jawab bo gum
Bo gum bersekolah di school of music and arts sedangkan bomi, eunji dan jisoo bersekolah di school of science and social.

*At school of science and social

"Jisoo fighting!!!!" ucap bomi dan eunji mendukung jisoo yang sedang bermain basket. 
Jisoo pun memberi jempol kepada mereka berdua. Kelasnya unggul dengan skor 12-6, jisoo memang sangat ahli dalam basket, dia juga memiliki keinginan untuk menjadi atlet basket. Tetapi uppss jisoo terjatuh karena didorong oleh lawannya, jisoo pingsan dan tak sadarkan diri. Dibawalah jisoo ke ruang UKS.

*Di UKS

"Jisoo sadar lah" ucap bomi khawatir pada sahabatnya itu. 
Jisoo pun membuka matanya pekan-pelan dan mulai tersadar
"Jisoo, gwaenchanha? (tak apa-apa?)" tanya bomi
"Ah nde, mana eunji?" tanya jisoo
"Dia sedang menelepon eomma mu untuk datang" jawab bomi
"Kau mau makan?" tanya bomi
"Nde,," kata jisoo dengan suara lelah
Bomi pun menyuapi bubur untuk jisoo. Eunji datang berlarian dan berkata 
"Jisoo ah, gwaenchanha?" tanya eunji khawatir
"Nde eunji, eomma ku akan segera datang?" tanya nya
"Iya jisoo" katanya.

*sepulang sekolah eunji dan bomi datang ke rumah jisoo untuk menjenguk dan bo gum pun ikut bersama mereka
"Aishhh ya ampun aku lupa membawa makanan yang tadi sudah dibekalkan oleh eomma ku" kata eunji
"Ambil sana, makanan eomma mu kan enak-enak" kata jisoo
"Hmm baik deh, aku akan ambil dulu" kata eunji
"Boleh aku ikut dengan mu?" kata bo gum
"Ah iya antarkan dia bo gum" kata jisoo
"Iya lagi pula tadi aku mau bawakan sesuatu untuk mu" kata bo gum sambil menggaruk kepalanya.
Kini dikamar nya hanya ada bomi dan jisoo, bomi pun melihat-lihat isi kamar jisoo
"Wah jisoo, ternyata kau pengoleksi sepatu juga" kata bomi. 
Bomi pun menghampiri meja belajar jisoo dan membuka album berwarna hitam itu dan kagetnya dalam buku itu terdapat foto bomi semua.
"Yaa!! Apa yang kau lakukan?" kata jisoo bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil album itu.
"Ani (engga), tapi apa yang dimaksud dengan album itu? Jelaskan pada ku jisoo ah" tanya bomi. Jisoo pun menghampiri bomi dan duduk di sampingnya.
"Baiklah akan ku katakan yang sejujurnya pada mu, selama ini aku menyukai mu, aku ingin slalu melindungi mu, apalagi semenjak appa mu meninggal, aku ingin selalu menjadi seseorang yang berada disamping mu. Kau ingat ketika SD kita pulang bersama saat hujan2an dan eunji sedang tidak ada karna masih berada di busan mengunjungi keluarga appanya. Mulai saat itulah aku menyukai mu, bahkan smp hingga sma aku selalu memperhatikan mu, tapi kau tidak pernah melihat ku lebih dari sahabat." ucap jisoo sambil memegang tangan bomi.
"Ani (engga) jisoo, mana bisa aku melihat mu lebih dari sahabat, sedang sahabat ku sendiri eunji sangat menyukai mu, kau tak tahu itu? Kau ingat ketika aku tdk bisa pulang bareng dengan kalian? Itu karena eunji ingin bersama mu berdua dengan mu" ucap bomi dan melepaskan tangannya
"Eunji menyukai ku? Tapi aku menyukai mu bomi, aku sangat menyayangimu, kau tau saat..." kata jisoo

*Flasback saat SD

Hujan sangat lebat "yaa! bomi, kenapa kau malah hujan2an, ini pakai lah payung ku" kata jisoo. 
"Ani (engga) aku tidak mau, enak sekali hujan2an seperti ini, ayo lah kau lepas kan payung mu itu" kata bomi. 
Sejak saat itu aku menyukai mu, menyukai semua tingkah mu.

*Flashback di ruang tamu

"Eomma aku tau siapa yang oppa jisoo sukai?" balas adik perempuannya yang keluar dari kamar.
"Oppa menyukai eunji eonnie, iya kan oppa?" ledek adiknya. 
Jisoo hanya tersenyum melihat adik dan eomma nya. 
"Aishhh dasar kau sok tau ya, aku menyukai bomi eonnie bukan eunji eonnie, aratsoyo? (mengerti?)" katanya dan meninggalkan ruang tamu lalu masuk ke kamar. 
Eomma dan adik nya sangat terkejut mendengar perkataan jisoo yang jujur dan apa adanya.

*Flashback di bawah pohon
"Aishhh apa yang dilakukan bomi, setiap hari selalu datang ke tempat ini, apa dia masih rindu dengan appanya?" kata jisoo mengumpat di balik bangunan dekat pohon.
"Huu mana lelaki itu" kata bomi yang berdiri dibawah pohon rindang itu, dan memeluk tubuhnya sendiri karna cuaca nya sangat dingin.
Jisoo masih memandangnya dari kejauhan, dan menyuruh anak kecil untuk memberikan jaket cokelat yang berukuran besar kepada gadis yang berdiri di bawah pohon rindang itu. 
"Eonnie pakai jaket ini" ucap anak kecil itu dan memberikan jaket tersebut. 
"Ah nde gomawo" kata bomi dan memakai jaket tersebut walaupun kebesaran tapi dia merasa hangat.
Hingga langit menjadi gelap, bomi masih berada di bawah pohon rindang itu, bomi merasa lapar, perutnya yang selalu berbunyi. Jisoo melihat nya kasihan dia pun melemparkan kimbap segitiga. "Aishhh dari mana datang makanan ini?" kata bomi bingung 
"tapi perutku lapar, aku makan saja ah, gamsahabnida yang telah memberikan ku kimbap ini" kata bomi berkata sendiri. 
Jisoo hanya tertawa melihatnya, begitu banyak nyamuk di bangunan itu, jisoo pun tidak memakai jaket, karena jaketnya diberikan ke bomi. 
"Aishhh banyak sekali sih nyamuknya" kata jisoo.

"Jadi slama ini jisoo yang memberiku jaket, kimbap, yang selalu melindungi ku" kata bomi dalam hati
"Tapi jisoo mianhae (maaf), aku ga bisa, eunji begitu menyukai mu, kau tau bagaimana paniknya dia begitu melihat kau pingsan di lapangan? Kau tak tau apa yang dibicarakannya setiap hari kepada ku? Kau jisoo" ucap bomi meninggalkan jisoo.

**Prov eunji dan bo gum

"Eunji" kata bo gum
"Nde, waeyo?" kata eunji
"Ani" kata bo gum
"Kenapa kaku begitu bo gum? Haha" kata eunji
"A..aku hanya ingin memberi mu ini surat untukmu" kata bo gum menyerahkan surat berwarna pink itu
"Aigho, surat apa ini, tapi nanti ya aku bacanya setalah pulang dari rumah jisoo" kata eunji dan menaruh surat tersebut di kantongnya.

*Di rumah jisoo

"Mana bomi? Dia sudah pulang?" tanya eunji
"Nde" kata jisoo
"Ini kue untukmu" kata eunji
"Iya ini juga untukmu" kata bo gum
"Nde gomawo (makasih)" kata jisoo
"Kenapa dia begini? tidak seperti biasanya jawabannya singkat dan cuek" kata eunji dalam hatinya.

*Di rumah eunji

Eunji menaruh surat yang diberikan bo gum di atas meja belajarnya. Dan bomi datang ke rumah eunji. "Eunji ah" kata bomi begitu datang dan langsung memeluknya. 
Mungkin karena bomi merasa tidak enak kepada sahabatnya itu setelah mendengar ungkapan jisoo. "Waeyo? (kenapa?)" tanya eunji.
"Kau duduk saja dulu, aku mau ambil cemilan dulu" kata eunji
"Nde" kata bomi
Bomi melihat isi kamar eunji dan ditemukan surat berwarna pink itu bertuliskan "DARI BO GUM". "Apa ini surat? Mengapa bo gum mengirim surat pada eunji? Apa ini surat untukku? Atau bo gum menyukai eunji?" begitu banyak pertanyaan dalam benak nya. Eunji pun datang dan berkata.
"Ah iya itu surat dari bo gum untukku, yuk kita baca, aneh sekali dia memberikan ku surat dan sikapnya kaku" kata eunji. 
Bomi dan eunji kini mulai membuka surat itu dan membacanya.

Annyeong eunji ssi

Ini pertama kalinya aku membuat surat untuk seorang gadis. Kau tau? Lirik lagu sungjae yang berjudul love song "My heart is pounding, It keeps trembling. Every night, sleepless days. They keep increasing, I dream of you by myself, I look at you by myself" itu lirik yang mewakili hati ku ini pada mu. Kau ingat ketika pertama kali nya bomi memperkenalkan mu, aku begitu senang bisa tau tentang mu, bisa melihat mu tertawa bahagia seperti itu.
Sebenarnya aku menyukai mu sebelum bomi memperkenalkan mu, kau ingat ketika ada festival di taman, kau datang memberikan ku semangat. Karena pada saat itu aku tidak percaya diri untuk tampil di depan orang banyak. Kau berkata seperti ini "yaa! kau namja (laki-laki) kenapa kau menundukkan kepala mu, sekarang giliran mu bernyanyi kan? Kau pasti takut? Kau tidak percaya diri kan? Yaa!! Kau harus yakin kau pasti bisa, fightinggggg!!!" memang kau tidak melihat ku karena pada saat itu aku menunduk mana mungkin kau bisa melihat wajah ku. Mulai saat itu lah aku menyukai mu, karena kata2mu aku jadi yakin. Gamsahabnida (terimakasih) eunji ssi.

Dari Bo Gum

Kedua gadis itu terkejut setelah membacanya, bomi menahan air matanya, dia hendak pergi dan mengambil tasnya. 
"Bomi, mianhamnida (maaf), bomi ah hajima (jangan) pergi" ucap eunji. Bomi memotongnya dan berkata
"Ani (tidak), ini bukan salahmu" kata bomi berkaca-kaca dan pergi.

Bomi berlari pergi dari rumah eunji. Untuk pertama kalinya bomi menangis karna seorang namja (laki-laki) yang dia sayangi selain appa dan adiknya. "Benerkah itu? Jadi slama ini bo gum tak menyukai ku? Tapi dia menyukai sahabatku eunji? Apa aku terlalu berharap padanya?" katanya dalam hati bertanya-tanya. 
Hujan pun turun sangat lebat, bomi terus berlari dengan basah kuyup. Ternyata di halte ada jisoo yang menunggu nya, dia tahu pasti bomi sedang berada di rumah eunji. Bomi terus berlari melewati halte itu tanpa melihat disekitarnya, tetapi ditarik tangan bomi oleh jisoo, dan dipeluk bomi dalam pelukannya.
"Hiks hiks hiks" bomi terus menangis. 
"Waeyo? (kenapa?)" kata jisoo.
"Bo gum tidak..." diputus oleh jisoo dan berkata
"Nde arayo (aku tahu), kau menyukai bo gum kan?" kata jisoo
"Bagaimana dia bisa tahu? Apa eunji memberitahukannya? Atau dia mendengar percakapan ku?" tanya nya dalam hati.
Eunji khawatir pada bomi dia pun pergi mencari bomi...
"Bomi kau dimana? Mana hujan lagi, mianhae bomi" kata eunji khawatir dengan membawa dua payung. 
Seketika eunji terkejut melihat dua sahabatnya berpelukan dimana namja (laki-laki) itu merupakan cinta pertamanya. 
"Bomi jisoo" katanya
Dan terlepas payung yang dipeganginya. Bomi pun melepaskan pelukan dari jisoo dan bomi melihat eunji. 
"Apa? Eunji melihatku berpelukan dengan jisoo?" kata bomi dalam hati.
"Eunji changkkamanyo (tunggu)" ucap bomi dan mengejarnya
"Sudah bomi biarlah, sebaiknya kau pulang, biar aku yang akan bicara dengan eunji" kata jisoo
"Aku mohon katakan padanya, ini semua salah paham. Pleasee" kata bomi
"Nde bomi" kata jisoo memegangi kepalanya

**Prov eunji dan jisoo

"Eunji changkkamanyo (tunggu)" ucap jisoo menarik tangan eunji
"Ini bukan seperti yang kau lihat" ucap jisoo
"Ani (engga), iya aku juga tau ko, jadi tolong lepaskan tangan ku" ucap eunji dengan meneteskan air matanya
"Nde, eunji gomawo selama ini kau sudah menyukai ku" ucap jisoo
Eunji hanya pergi meninggalkannya.

**Rumah bomi

"Tut tut tut, ayo jisoo angkatlah"
"Nde bomi, waeyo? (kenapa?)" kata jisoo
"Bagaimana dengan eunji? Dia tak apa2 kan?" kata bomi
"Iya dia tidak apa2 ko" kata jisoo
"Hufftt syukurlah, tapi jisoo gomawo kau sudah menyukai ku" kata bomi
"Ah nde, sampai kapan pun, kau masih cinta pertama ku, walaupun kau sudah menolak ku" katanya
",,," bomi hanya diam tak bisa berkata
"Bomi?" tanya jisoo
"Ah nde, yaaa! jangan begitu aku jadi merasa jahat sekali" ucap bomi
"Haha nde nde" kata jisoo

*Rumah bo gum

"Eunji sudah membaca surat ku atau belum ya?" gumamnya
"Tok tok tok" seseorang mengetuk pintu. Di buka pintu itu, ternyata seorang pos yang mengirim nya surat. Surat itu dari eunji atas balasan surat yang pernah dikirim oleh bo gum.

Annyeong jisoo

Lirik itu memang sangat lah indah, aku juga menyukai lirik itu. Tapi sebelumnya aku minta maaf, maaf aku tak bisa menerima cinta mu. Karena aku menyukai seseorang. Kau orang baik, kau pasti bisa memiliki orang yang lebih baik dari ku. Dan terimakasih telah mencintai ku slama ini. Sebenarnya sahabatku bomi sudah menyukai mu sejak kau berikan sapu tangan itu padanya. Kau tak tau dia selalu berharap kau datang kembali ke tempat pohon itu. Entahlah aku bingung ingin berkata apa lagi. Tapi aku sangat berterimakasih kepadamu. Akhir mungkin ini salah satu lirik lagu kesukaan ku juga berjudul Sunday Monday "stay next to me just like right now, smile like that I will protect you, look at me who is next to you, hold my hand"

Dari eunji

Tak ada kata2 yang diharapkan oleh bo gum. Dia telah ditolak. Tapi tunggu dia mulai berpikir "Apa? Bomi? Menyukai ku? Aku kira slama ini dia menyukai sahabatnya? Aishh ini membuatku bingung" katanya dalam hati. 
Dia pun beranjak dari kursi yang didudukinya dan pergi ke kamar mandi.


2 tahun kemudian....

*Flashback ruang tamu

"Eonnie, kau dengar itu, oppa sedang memandang foto eonnie dan bomi eonnie, aku yakin pasti oppa sedang memandang foto eonnie" ucap adik jisoo kepada eunji. Eunji sedang mengumpat di kamar adiknya jisoo. Karena eunji sangat penasaran apa saja yang dilakukan jisoo dirumahnya.
"Husss, aku jadi malu, yaa! Kau mau kemana?" ucap eunji
"Aku ingin bilang bahwa oppa pasti menyukai mu" ucap adiknya
"Aishhh -_-" eunji pun segera menutup telinga nya dengan headseat. Dia tak ingin dengar apa yang dikatakan jisoo setelah mendengar adiknya berkata seperti itu.
"Eomma aku tau siapa yang oppa jisoo sukai?" balas adik perempuannya yang keluar dari kamar.
"Oppa menyukai eunji eonnie, iya kan oppa?" ledek adiknya. Jisoo hanya tersenyum melihat adik dan eomma nya. "Aishhh dasar kau sok tau ya, aku menyukai bomi eonnie bukan eunji eonnie, aratsoyo? (paham?)" katanya dan meninggalkan ruang tamu lalu masuk ke kamar. Eomma dan adik nya sangat terkejut mendengar perkataan jisoo yang jujur dan apa adanya.
Segera adiknya langsung masuk kembali ke kamar merasa tidak enak mendengar perkataan oppa nya. Yang bahwa dia menyukai bomi eonnie.
"Eonnie, kau tak dengar itu kan?" tanya nya
"Ah ani aku tidak mendengarnya, emang apa yang dia bicarakan?" tanya eunji
"Ani eonnie, bener kau tidak mendengarnya?" tanyanya lagi
"Iya benar, aku sedang dengar headseat saat kau bilang itu pada oppa mu" kata eunji
",,," adik jisoo hanya bisa diam
"Baiklah, aku pulang dulu ya, dadah yeodongshaeng ku (adik perempuan)" ucap eunji mengelus kepalanya, dan pergi dari kamar adik jisoo melalui jendela.
Sebenarnya eunji berbohong dia memakai headseat tetapi tidak di nyalakan musiknya. Mulai dari situlah eunji sudah mengetahui nya bahwa jisoo menyukai bomi bukan menyukai eunji.

*Flashback ketika bomi menelepon eunji
"Annyeong, noona mu ada?" tanya jisoo pada adik bomi
"Oh hyung, ada di kamar, masuk saja" katanya
Ketika jisoo masuk, jisoo mendengar curhatan bomi kepada eunji.
"Sepertinya aku punya cinta pertama ku" ucap bomi
"Wah benerkah? Siapa?" tanya nya lagi
"Hmm awalnya aku pernah bertemu dengan nya di pemakaman ayah ku, dia memberiku sebuah sapu tangan, setelah itu aku tidak sempat mengucapkan terimakasih, dan akhirnya setiap hari aku selalu datang di tempat itu, tapi aku tidak pernah bertemu dengannya, sudah berkali2 aku datang kesana tapi tetap saja tidak menemukan nya, dan akhirnya aku bisa bertemu kembali di taman itu, dan dia adalah bo gum cinta pertama ku. Bahagia nya aku" kata bomi panjang lebar
"Waah kau pasti jodoh dengannya, cukae bomi kau punya cinta pertama mu, oiya bo gum tetangga baru ku" kata eunji
"Benerkah? baiklah, besok aku ke rumah mu ya" kata bomi
"Ne" kata eunji
"Bo gum? Dia menyukai bo gum?Ah mungkin" ucap jisoo dalam hati dengan kecewa.
"Yaa bomi ah, bhillyo juseyo(pinjam) catatan matematika mu" kata jisoo
"Aishhh dasar seharusnya kau ketuk pintu dulu, ini buku catatan matematika ku" kata bomi

*Kafe 99
"Yaa!! Jadi kalian sudah tahu, semua hal itu" kata bomi kesal
"Yaap betul" ucap eunji dan jisoo
"Aishhh kalian benar2 jahat" kata bomi
Kini mereka sedang berkumpul di dalam kafe. Mereka telah lulus dari SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Pakaian nya yang mereka kenakan pun sudah berbeda lebih dewasa. Eunji mengenakan balutan kaos putih dan rok mini bermotif berwarna pink, dengan tas mininya  berwarna putih polos. Sedangkan bomi mengenakan dress pendek berwarna kuning dengan motif bunga-bunga serta dompet berwarna hitam. Sedangkan jisoo mengenakan kaos berwarna abu2 dan celana jeans hitam serta kacamata di atas kepalanya. Eunji dan jisoo tidak jadian mereka masih tetap bersahabat. Lama kelamaan jisoo mulai melupakan bomi yang dahulu menjadi cinta pertamanya. Begitu pula dengan eunji mulai melupakan jisoo sebagai cinta pertamanya. Tetapi mereka masih tetap menyayangi satu sama lain sebagai sahabat.
"Oiya ottokhe Jhinaeseyo (bagaimana kabarnya) dengan bo gum?" tanya eunji pada kedua sahabatnya
"Entahlah,,," jawab bomi karena dia sedikit kesal dengan bo gum karena dia tak berpamitan hendak wamil, bagaimanapun juga kan kita temannya. Dia hanya mengirim kan surat.
"Bomi ah, aku ingin bertanya, apa kau masih memiliki perasaan dengan bo gum?" tanya eunji
"Aishhh apa sih eunji, jangan bertanya yang aneh-aneh deh" jawab bomi
"Yap, bagaimana kalau dia menyukai mu?" kata jisoo
"Aiihh mana mungkin?" kata bomi
"Baiklah selamat malam semuanyaa. Kami akan menampilkan Live performance dari seorang pria tampan, ini dia park bo gum" kata MC pria yang bertubuh besar itu.
Tetapi bomi, eunji dan jisoo tidak menanggapinya mereka masih asik melihat video-video lucu saat SMA. Petikan gitar itu mulai dimainkan oleh pria berjas itu yah Park Bo gum.
"When I look into your eyes, tears are about to fall down
When the lonely night comes
Should I fly in the wind, go somewhere?
I will stay by your side" dia menyanyikan lagu fly with the wind.
Seketika mereka berhenti tertawa dan merasa asing dengan suara nya. Ketika mereka menoleh
"Yaaa!!!!! Itu bo gum" katanya serentak. Membuat perhatian semua orang tertuju padanya.
Setelah selesai bernyanyi. Mereka langsung menghampiri bo gum.
"Yaa! Bo gum, kenapa kau tak bilang kau sudah selesai wamil?" tanya jisoo
"Tau nih" kata eunji dan bomi
"Mianhae, aku hanya ingin memberi kejutan" kata bo gum
"Lalu, mengapa kau tahu kita ada di sini?" tanya eunji
"Iya tadi aku mampir ke rumah mu, dan ternyata kalian sedang ada di kafe 99" kata bo gum
"Aaaaa dia sudah kembali, kenapa jantung ini terus berdegup" ucap bomi dalam hati. "Pleasee mohon berhenti lah jantung ku ini, sudah dua tahun aku mencoba untuk melupakannya tetapi kenapa begitu sulit" ucap bomi lagi dalam hatinya.
"Yaa! bomi waeyo bengong saja?" kata eunji
"Ah ani" kata bomi
"Dia pasti sedang memikirkan ku" gombal jisoo padanya
"Aishhh dasar" kata bomi
Mereka pun pulang, tapi eunji tidak bisa bareng karena dia harus menjemput adiknya dulu yang sedang les. Begitu pun jisoo dia hendak membeli hadiah dulu untuk adik perempuannya. Akhirnya bomi dan bo gum pulang bersama.
"Ah ya bomi, apa kabar?" tanya bo gum yang mencoba membuka pembicaraan
"Jhal Jhinaeyo (baik-baik saja), kamu?" tanya nya balik
"Ne aku juga baik" kata bo gum
Hanya percakapan itu yang mereka bicarakan, akhirnya mereka sampai di depan rumah.
"Bomi, boleh aku bertanya" kata bo gum dengan ragu
"Mwo? (apa?)" kata bomi
"Apa kau besok ada waktu luang?" tanya bo gum
"Hmm besok? sepertinya tidak ada, waeyo?" katanya
"Ayo nonton bersama" kata bo gum
"Ah ne" jawab bomi
"Oke ku tunggu jam 8 tto mannayo (sampai berjumpa lagi)" kata bo gum dan pergi meninggalkan nya
"Apa dia? Mengajak ku nonton? aishh pasti dia hanya merasa tidak enak padaku, aku tidak boleh terbawa perasaan berlebih seperti ini" kata nya berbicara sendiri dan segera masuk

**Pukul 19.00
"Aishhh aku harus pakai baju apa ini? Kemeja? Kaos? Jas? Aaa membuat ku bingung" kata bo gum memandang lemari bajunya. Bo gum memoleskan minyak rambut ke rambutnya dan di bentuk rambutnya dengan rapih. Dengan balutan kemeja putih dan jaket kaos berwarna biru bermotif jaring2. Dan jeans berwarna hitam. Dan diambil minyak wangi aroma cool disemprotkan nya ke baju nya. Segera diambil handphone, dompet dan kunci mobilnya.
"Annyeong bomi, kau sudah siap?" tanyanya
"Ah, sepertinya aku akan telat datang, kau berangkat saja duluan, aku akan datang menyusul" kata bomi
Segeralah bo gum melaju mobilnya ke tempat bioskop

*Rumah bomi
Nampaknya gadis itu mengenakan baju kodok berwarna putih dengan dalaman kaos lengan belang2 berwarna biru serta sepatu kets putih. Dan dimasukan hp, dompet, power bank, headseat, tisu kedalam tas gemblong berwarna biru muda miliknya. Segera ia menuju bioskop dengan taksi.

**Prov bo gum
Bo gum berdiri di depan bioskop menunggu bomi, karena dia pegal, akhirnya memesan tiket duluan dan membeli popcorn serta minuman. Dan duduk kembali menunggu nya datang.

**Prov bomi
Bomi masih berada di taksi, entah mengapa tangannya selalu gemetar. Dan dia selalu memandang ke jendela. Tetapi tiba-tiba truk besar menabrak taksi yang sedang di tumpangi bomi itu. Dan "Ahjussiii awasss" teriak bomi pada supir taksi. Tetapi tragis taksi dan truk itu saling bertabrakan. Tubuh bomi penuh dengan darah.

**Prov bo gum
Akhirnya dia pun pergi dari mall itu dan segera pulang. Dia mencoba telepon bomi tapi tidak diangkat lalu dia menghubungi eomma nya.
"annyeonghaseyo eomma, apa bomi ada di rumah?" tanya jisoo
"Jisoo ssi, bomi bomi taksi yang di bawanya kecelakaan dan kini dia sedang kritis" ucap eomma menangis
",,,,,,," bo gum hanya diam mendengar berita itu, "bomi? tak seharusnya aku mengajaknya menonton? Kalau saja aku tidak mengajak nonton, hal ini pasti tidak akan terjadi" ucap bo gum menyesal. Segera dia menuju rumah sakit.
Disana sudah ada eomma, yoon seok, eunji dan jisoo sedang menunggu bomi yang belum sadarkan diri.
"Bagaimana keadaanya?" tanya bo gum pelan dan duduk samping jisoo
"Keadaannya masih kritis" jawab jisoo
Dokter pun keluar dari ruangan, "dokter bagaimana keadaan anak ku?" tanya gelisah eomma bomi
"Maaf ahjumma, kami sudah mencoba semampu kami, tapi pasien tidak terselamatkan, ini semua sudah takdir" ucap dokter
"Tidak mungkin!!! Ini pasti kesalahan, putri ku tidak meninggal, dia masih hidup kan dok!" ucap eomma nya menangis. "Eomma, noona ku" kata yoon seok memeluknya eommanya.
"Bomi ah" ucap eunji dan ikut memeluk eomma bomi
"Bomi ah, sahabat ku sekaligus cinta pertama ku" ucap jisoo menunduk tak percaya akan kenyataan itu
"Bomi, slama ini aku takut untuk mengungkapkan yang sebenarnya, slama dua tahun akhir ini aku slalu memikirkan mu, bahkan setelah mendengar namamu selama wamil membuat ku semangat, karna ketidak percayaan diriku ini, aku tak sempat berbicara dengan mu tentang isi hati ku yang sebenarnya, aku menyesal, bomi mianhae" ucap bo gum menundukkan juga kepalanya

Mereka bertiga kini berada di taman, taman yang penuh dengan kenangan indah itu bersama sahabatnya bomi.
"Bomi, sahabat perempuan ku, berapa banyak kenangan yang tak bisa ku lupakan, siapa lagi yang harus ku percaya untuk curhat pada mu, bomi smoga kau bahagia disana" ucap eunji meneteskan air matanya
"Bomi, kau sudah ku anggap seperti yeodongshaeng ku (adik perempuan) yang ingin slalu ku jaga, yang ingin selalu ku lindungi, maafkan oppa tak bisa merawat mu dengan baik." ucap jisoo
"Yoon bomi, begitu banyak hal-hal yang ingin ku katakan pada mu. Kau menyukai ku, kau menunggu ku di bawah pohon itu. Tapi aku tak menyadarinya. Aku sangat menyesal. Terimakasih telah menyukai ku slama ini. Andaikan kau tau aku juga menyukai mu. Sangat menyukai mu. Ku harap kau di sana bahagia. Karena disini kami menyayangimu." ucap bo gum
"Ya ya ya kenapa kita bersedih terus seperti ini? Kalian tak kasihan melihat bomi disana pasti sedih melihat kami nangis seperti ini, sekarang hapus air mata kalian. Dan tersenyum lah" kata jisoo mencoba menenangkan kedua sahabatnya
"Ne" ucap eunji menghapus air matanya dan tersenyum. Begitu pun dengan bo gum. Mereka berpegangan tangan bersama. Berharap bomi tenang di alam sana. Bo gum merasakan sesuatu yang membuat jantung nya berdegup kencang, seorang gadis berbaju putih memegang tangan nya dan tersenyum lebar kepadanya. Bo gum pun membalas senyum itu dan berkata "saranghae yoon bomi". Tetapi seketika bayangan putih itu menghilang. "Bo gum ah ayo cepat kesini, makanan sudah siap" ucap sahabatnya. Dia pun menghampiri nya.


-THE END-

Hy semua ini ff pertama ku, maaf ya kalau ceritanya kurang menarik atau membosankan. Ini bener hasil karya ku loh, maaf jika mungkin kalian pernah mendengar cerita ini, tapi ini benar real buatan ku. Terimakasih sudah mau membaca ff ku ini hehe. Dan sudah mau mampir ke blog ku. Lain kali akan ku buatkan ff yang lebih baik dari sebelumnya. Maaf ya kalau Ff nya di campur-campur dengan bahasa korea nama nya juga Ff korea :D. Tapi aku kasih arti nya ko dalam kurung hehe. Annyeong........

Foto pemain : bo gum, ji Soo, bomi, eunji























Tidak ada komentar:

Posting Komentar