PART 5 : LOVE IN T.D
~~
Keesokan harinya...
"Yerin ayo kita berangkat" ajak taeyong
"Tapi aku belum sarapan" kata yerin
"Ayo nanti saja" kata taeyong yang langsung menarik tangan yerin
"Eomma aku berangkat" teriak yerin
"Huh sudah-sudah lepaskan tangan ku. Kenapa kita berangkat pagi sekali" kata yerin
"Memang nya kenapa? Lebih cepat lebih baik" kata taeyong
~~
"Taehyung ayo bangunlah, kau tak ke toko hari ini" kata eomma nya yang membangun kan taehyung
"Aaaaa" kata taehyung yang masih mengantuk
"Ya sudah kalau kau tak mau bangun, tapi sarapan dulu" kata eomma taehyung
~~
"Selamat pagi yerin" kata teman-teman T.D menyambut yerin pagi hari itu
"Ayo kita sarapan bersama, kita sudah menyiapkannya untuk mu" kata eunha
"Aihh pantas saja, taeyong mengajak ku pagi sekali. Karena kita semua akan sarapan bersama" kata yerin
"Yap betul sekali" kata taeyong
Segera mereka duduk bersama di meja yang sudah di siapkan oleh teman-teman T.D
"Sepertinya ada yang kurang, taehyung tak ada, yujin ada tapi ku lihat dari raut wajah nya seperti ada yang aneh" pikir yerin dalam hati
"Oiya kemana taehyung?" tanya yerin
"Entahlah mungkin dia kesiangan, tadi aku sudah menelpon nya tapi tak di angkat" ucap jungkok
"Padahal dia yang punya ide semua ini" ucap yooa
~~
"Aduh taehyung bangunlah, ini sudah jam 09:00 pagi" kata eomma taehyung
"Apa? jam 9? telat sudah" kata taehyung
"Ayo sarapan lah" kata eomma taehyung
"Nde aku cuci muka dulu" kata taehyung dan pergi ke kamar mandi. Di lihat dirinya di cermin...
"Aishh kenapa aku masih berpakaian ini ya? Ada apa semalam dengan ku" kata taehyung sambil memikirkan kejadian semalam
"Aigho aigho semalam aku mabuk" kata taehyung yang mengacak-acak rambutnya
"Eommaaaaa" teriak taehyung dan datang menghampiri eomma nya
"Waeyo? (kenapa?) berisik sekali" kata eomma
"Eomma apa semalam aku mabuk?" tanya taehyung
"Nde semalam kau mabuk" kata eomma
"Eomma, mianhae (maaf) padahal aku sudah janji untuk tidak mabuk di depan mu" kata taehyung sambil memegang tangan eomma nya
"Tak apa-apa taehyung, ibu sangat senang melihat tingkah lucu mu seperti itu" kata eomma
"Tapi eomma siapa yang mengantar ku?" tanya taehyung
"Yerin yang mengantar mu dan kemarin dia bilang, kalau itu salah nya" kata eomma
"Omo, eomma bagaimana ini? Pasti aku mengatakan yang tidak-tidak. Aaaa sungguh" kata taehyung merengek seperti anak kecil
"Sudah lah, menurut eomma itu bagus karena kau lelah terus memendam perasaan mu. Dasar kau seperti anak bocah merengek seperti itu. Cepat mandi dan pergi ke toko T.D" kata eomma
~~
"Hay yujin" sapa taeyong
"Nde" ucap yujin yang sibuk sedang mendesain
"Ada apa dengannya? Kemarin dia baik-baik saja, tapi sekarang..." pikir taeyong sambil mengangkat alis kanannya
~~
Yerin mencoba menghubungi taehyung, tetapi tak di angkat olehnya.
"Taehyung kau kemana? Kau tak kerja hari ini?" tulis nya pada pesan dan kemudian di kirimkan ke taehyung
"Yerin, ada yang ingin ku bicarakan" kata yujin
Segera yerin datang menghampiri nya...
~~
"Nde ada apa yujin?" tanya yerin
"Selamat untuk anniversary yang ke 13 untuk persahabatan mu dengan taeyong" kata yujin
"Ah nde gamsahabnida (terimakasih) kau jangan salah sangka dulu, aku dan taeyong hanya bersahabat saja" kata yerin
"Nde aku tak cemburu sama sekali, hanya saja aku salut dengan persahabatan mu itu yang bisa bertahan slama itu" kata yujin
"Nde aku juga tak menyangka bisa slama itu" kata yerin
"Oiya yerin, tentang rahasia yang pernah kuceritakan itu, mungkin aku tidak ingin terlalu berharap dengannya, karena aku tak ingin sakit hati nantinya. Jadi aku sedang mencoba untuk melupakannya" kata yujin
"Ah begitu baiklah" kata yerin
"Ya sudah aku akan kembali ke kursi ku lagi" kata yujin
"Nde" ucap yerin
"Tapi bagaimana kalau taeyong memang menyukai mu" kata yerin dalam hati
~~
"Yujin ah, ini tadi pagi aku melihat topi ini di tong sampah depan rumah ku, apa kau yang membuang nya?" tanya taeyong
"Ah,,, i,,tu yah aku juga sedang mencari topi itu tapi tak ada dan aku baru ingat seperti nya aku buang topi itu di dalam plastik yang ku kira itu sampah jadi aku membuang nya ketika aku mau ke rumah mu" kata yujin
"Ah seperti itu, tapi seperti nya topi itu bau karena ada di dalam tong sampah" kata taeyong
"Iya nanti aku akan loundry topi ini" kata yujin segera mengambil topi tersebut dan menaruh nya di kolong meja nya
"Baiklah, ku kira kau tak suka karena topi itu couple dengan ku" kata taeyong
"Ah tidak ko bukan begitu" kata yujin
~~
"Huh yaah aku harus bersikap biasa saja. Dan semoga yerin sudah lupa dengan perkataan kemarin" kata taehyung dan mulai memasuki toko T.D
"Oh taehyung ah, dari mana kau telat sekali" kata mingyu
"Jangan jangan semalam kau begadang ya" kata jungkok
"Ani Ani (engga engga) tadi aku harus mengantar eomma ku dulu" kata taehyung
Segera taehyung duduk di kursinya, dan yerin datang menghampiri nya
"Hey taehyung ah" sapa yerin dengan tersenyum. Taehyung hanya mengalihkannya seperti tak dengar ada seseorang yang ngomong
"Aishh taehyung aku memanggil mu" kata yerin
"Nde waeyo? (kenapa?)" kata taehyung
"Maafkan aku" kata yerin
"Untuk apa?" tanya taehyung
"Untuk semua nya, jadi apa kau mau memaafkan ku?" kata yujin
"Nde tetapi dengan satu syarat" kata taehyung
"Apa itu?" kata yerin
"Kau harus menemani ku jalan-jalan" kata taehyung
"Hufft baiklah aku akan menemani mu, tapi kau akan memaafkan ku kan" kata yerin
"Nde aku akan memaafkan mu" kata taehyung
~~
"Taeyong, kau pulang duluan saja. Aku ada urusan" kata yerin
"Urusan apa? Kau tak memberi tahu ku?" tanya taeyong
"Ini tidak bisa, mianhae yo (maaf ya)" kata yerin
"Baiklah" kata taeyong
"Annyeong (bye-bye)" kata yerin
~~
"Yuk, mau kemana kita?" tanya yerin
"Ikut saja dan tak usah banyak bicara" kata taehyung
"Huh" kata yerin
Mobil berwarna merah yang di naiki nya pun melaju dengan cepat
"Ya! Taehyung ah ini berbahaya" teriak yerin
"Hahaha, liat rambut mu yang acak-acakan itu" kata taehyung
Yerin masih berpegang pada sabuk pengamannya dan memejamkan matanya
~~
"Yujin mau bareng pulang dengan ku" ajak taeyong
"Ani (engga) supir ku nanti akan datang" kata yujin
"Ah begitu" kata taeyong
"Kriiingg kriinggg" ponsel yujin berbunyi
"Maaf nyonya mobilnya mogok, jadi kata tuan, kau pulang dengan taksi saja" ucap supir yujin
"Ah baiklah" kata yujin
"Aih memalukan, padahal aku sudah menolaknya tapi ku pikir ini kesempatan ku bisa bersamanya" pikir yujin
"Taeyong ah" panggil yujin
Taeyong pun menengok pada arah suara yujin
"Ayo kita pulang bersama" kata yujin
Taeyong tersenyum dan menghampiri yujin
"Tapi bagaimana kalau kita jalan-jalan dulu" ucap taeyong
"Kemana?" kata yujin
"Ayo lah, cepat" kata taeyong menarik tangan yujin dan mereka masuk ke dalam taksi
~~
"Hey buka mata mu, kita sudah sampai" kata taeyong
"Ya! Aku tak mau lagi naik mobil ini" kata yerin sambil merapihkan rambutnya
"Ah jadi kau mengajak ku ke sungai han" kata yerin
"Nde, ayolah" kata taehyung menarik tangan yerin
~~
"Oh jadi mereka ke sungai han" ucap taeyong dalam hati dan memerhatikan taehyung dan yerin
"Jadi kau mau ke sungai han" kata yujin
"Nde, yuk kita duduk di kursi itu" kata taeyong
~~
"Ayo yerin kita berfoto disini" kata taehyung
"Oke hana dhul shet (satu dua tiga) kimchiii" ucap yerin dan taehyung
"Wah bagus bagus" kata taehyung
"Lagi hana dhul shet (satu dua tiga)" kata yerin
"Haha lihat muka mu" kata yerin
"Aih belum siap, hapus hapus" kata taehyung
"Ani (tidak) ini lucu" kata yerin
Taehyung hanya tersenyum senang melihat yerin yang terus tertawa
"Wah ada sepeda, kita naik sepeda yuk" ajak yerin
~~
"Aih yerin sangat bahagia bersama taehyung" kata taeyong
"Kau lihat apa sih?" tanya yujin
"Ah ani (tidak)" kata taeyong
"Kau mau naik sepeda ya? ayo kita naik" kata yujin menarik tangan taeyong
"Aduh tidak tidak, kita tak usah naik sepeda" kata taeyong
"Aih tak apa ayo" kata yujin yang terus menarik tangan taeyong
"Aduh ketahuan sudah" kata taeyong dalam hati
~~
"Oh yujin ah, kau bersama siapa?" kata taehyung yang begitu melihat yujin
"Oh, aku bersama taeyong" kata yujin
"Oh taeyong jadi kau kesini juga" kata yerin
"Nde awalnya aku tak mau kesini tapi aku sudah lama tak kesini" kata taeyong
"Aduh kenapa harus ada taeyong sih" kata taehyung dalam hati
"Ah sudah ku duga, jadi taeyong mengajak ku kesini. Karena ada yerin" kata yujin dalam hati
"Ya sudah kalau begitu kita saling berlomba yang menang harus belikan ice cream" kata yerin
Taehyung bersama yerin dan taeyong bersama yujin. Mereka pun saling berlomba untuk menjadi pemenang nya. Dan akhirnya taeyong dan yujin yang menang sedangkan yerin dan taehyung harus membelikan mereka ice cream.
"Aaa ini salah mu taehyung, aku sudah menggowes nya dengan cepat" kata yerin
"Enak saja, ini salah mu" kata taehyung
"Oke kalian tunggu disini, kita akan beli ice cream nya" ucap yerin
~~
"Pak saya minta 4 ice cream rasa cokelat" ucap yerin
"Ini" ucap bapak penjual ice cream
"Gamsahabnida (terimakasih)" ucap yerin
"Yerin awas" ucap taehyung menarik tangan yerin. Ketika sebuah sepeda yang hendak menabrak yerin.
Mereka saling bertatapan, Yaah mereka masih tetap bertatapan tak berkedip.
"Hufft kenapa jantung ku berdegup kencang ya, aneh tak biasanya seperti ini" ucap yerin dalam hati segera yerin tersadar dari tatapan itu
"Huh untung ice cream nya tak apa-apa" kata taehyung
"Aissh kau ini" kata yerin
"Ini untuk mu, ini untuk mu dan ini untuk ku" kata yerin
"Untuk ku?" kata taehyung
"Nih ambil sendiri" ledek yerin
"Aih tak adil" kata taehyung
"Oh yerin ada ayunan, ayo kita naik" ajak taeyong menarik tangan yerin
Taehyung hendak menyusul mereka tetapi yujin menahannya
"Jangan biarkan mereka bersama" kata yujin menahan tangan taehyung
"Tidak, aku tak bisa terus mengalah" kata taehyung dalam hati dan melepaskan tangannya yang di tahan yujin
Segera yujin pergi dari sungai han....
~~
"Oh taehyung kemarilah, duduk lah di samping ayunan ku" kata yerin
Kemudian taeyong mendorong yerin dari belakang...
"Yuhuyyyyy" kata yerin
Kemudian taeyong memberhentikan ayunan yang di taiki yerin. Dan datang di depan yerin
"Yerin ah, kemana cincin yang ku berikan saat kita kecil?" tanya taeyong
"Aduh bagaimana ini" ucap yerin dalam hati
"A,,da di rumah, aku lupa tak membawa nya" kata yerin
"Bagus lah" kata taeyong
"Taeyong ah, kau mengikuti ku ya kemari" kata yerin
"Ani (tidak)" ucap taeyong dengan cepat
"Kau kepedean sekali ya, yah ini memang kebetulan saja" ucap taeyong
"Kalau kau cegukan setelah makan ice cream, itu berarti kau bohong" kata taehyung
"Yup betul itu" kata yerin
"Oke lihat ice cream nya sudah habis sekarang, aku tak akan cegukan" ucap taeyong
"Hek hek" taeyong cegukan
"Haha jadi bener kan, kau sudah berbohong, bilang saja kalau kau memang mengikuti ku" kata yerin
"Nde nde aku memang mengikuti mu" kata taeyong
"Sudah yuk kita pulang" kata yerin
"Tunggu, kemana yujin?" tanya taeyong
"Tadi dia ada disana" ucap taehyung
"Aih taeyong, kan kau yang mengajak nya, bagaimana sih" kata yerin
Segera taeyong menghubungi yujin....
"Bagaimana ada jawabannya dari nya?" tanya taehyung
"Tak ada, ya sudah kalau begitu kau antar yerin pulang, aku yang akan mengurus yujin" kata taeyong
"Baiklah, aku juga akan bertanya pada teman-teman T.D, mungkin mereka melihatnya" kata yerin
~~
Yujin berjalan dengan tatapan kosong...
"Seharusnya tadi aku tak usah ikut dengannya, aku sungguh menyesal" ucap yujin dalam hati
Ponselnya terus berbunyi tetapi dia tak peduli dengan ponsel tersebut.
"Brukkk" yujin menabrak seseorang
"Hey kalau jalan lihat-lihat" ucap seseorang yang di tabrak oleh yujin
Yujin menghiraukan nya, dia masih terus berjalan.
"Sepertinya aku kenal dia" ucap seseorang itu dan datang menghampiri yujin
"Oh yujin ah, itu kau?" tanya jungkok yang ternyata seseorang yang bertabrakan
"Hey yujin kenapa kau terus bengong?" kata jungkok mencoba membangunkannya dari lamunan itu
"Jungkok ah" kata yujin
"Nde ada apa dengan mu?" tanya jungkok
"Tak apa-apa" kata yujin
"Sungguh?" tanya jungkok
"Nde" kata yujin mencoba tersenyum
"Kau sedang janjian dengan eunha ya" kata yujin
"Nde bagaimana kau tahu?" tanya jungkok
"Eunha melihat kita, mungkin dia akan salah paham, jadi aku akan menjelaskannya" kata yujin
"Tidak tidak, biar nanti aku yang mengurus nya. Jadi lebih baik aku akan antar kau pulang dulu" kata jungkok
~~
"Oh bukankah itu eunha" pikir taeyong dan datang menghampiri nya
"Eunha ah, apa kau lihat yujin?" tanya taeyong
"Nde aku lihat, itu yujin bersama jungkok" kata eunha sambil menunjuk
"Huh syukur lah, gomawo yo (makasih ya)" kata taeyong
~~
"Yujin ah" panggil taeyong
Taeyong mengedipkan matanya pada jungkok agar jungkok pergi. Jungkok paham dan dia pun pergi.
"Yujin ah, mianhamnida (maaf) bukan maksud ku untuk meninggalkan mu" kata taeyong yang langsung memeluk yujin
"Nde tak apa, hanya saja aku tak mau menggangu kalian" kata yujin
Taeyong melepaskan pelukannnya....
"Yujin ah, kau tau kan aku dan yerin sudah bersahabat sejak kecil" kata taeyong
Yujin mengangguk......
"Jadi yerin sudah ku anggap seperti adik ku sendiri, yang ingin ku lindungi. Ini pertama kalinya dia pergi bersama pria selain diriku. Yaah walaupun pria itu aku mengenalnya dengan baik tetapi tetap saja aku ingin memastikannya bahwa yerin bahagia bersamanya" kata taeyong
"Nde aku paham, lalu?" kata yujin
"Yaah jadi aku tak mau kau mengira kalau aku telah mengabaikan mu" kata taeyong
~~
"Ayo naik lah" ucap taehyung
"Taehyung ini rahasia kita berdua, padahal cincin itu sudah ku buang ke dalam sungai, ingat ya ini rahasia kita" kata yerin
"Kenapa kau membuang nya?" tanya taehyung
"Saat itu aku sedang kesal dengannya" kata yerin
"Memangnya kau buang kemana?" tanya taehyung
"Di sungai dekat rumah nenek ku" kata yerin
"Aishh di daegu" kata taehyung
"Nde hehe" kata yerin
Taehyung hanya menggelengkan kepalanya kemudian ponselnya bunyi "kriiiinggg..."
"Yerin tolong angkat teleponnya" ucap taehyung
Segera yerin mengangkatnya....
"Dari siapa?" tanya taehyung
"Tak tahu nomor nya tak kenal" kata yerin
"Yeobosoyo (hallo)" kata yerin
"Apa ini benar kim taehyung anak dari ibu kim na ra?"
"Nde benar, ada apa ya?" tanya yerin
"Kami dari rumah sakit seoul, bahwa ibu anda sedang berada di rumah sakit"
Yerin kaget setelah mendengar hal tersebut..
"Ada apa yerin? Siapa yang menelepon?" tanya taehyung
"Eomma mu,,," kata yerin
"Nde ada apa dengan eomma ku?" tanya taehyung
"Eomma mu masuk rumah sakit" kata yerin
Segera dengan cepat taehyung menuju rumah sakit...
~~
"Ah begitu, baiklah kalau begitu aku akan pulang dan kau juga harus pulang taeyong" kata yujin
"Yujin ah, sebenarnya aku menyukai mu sejak dulu" ucap taeyong
Yujin kaget mendengar ucapan taeyong dia hanya melihat taeyong
"Apa? kau? menyukai ku?" kata yujin
"Nde aku menyukai mu, besok akan ku beritahu sesuatu untuk mu" kata taeyong
"Nde, taksi nya sudah ada kalau begitu aku pulang dulu" kata yujin
~~
"Maaf ya aku lama" kata jungkok
"Nde tak apa" kata eunha
"Kau balikan lagi dengan yujin?" tanya eunha
"Aihh kau cemburu ya" ledek jungkok
"Ani (tidak) siapa juga yang cemburu, hanya bertanya saja" kata eunha
"Aku tadi hanya khawatir saja sebagai teman. Melihat yujin yang bengong saat berjalan, jadi aku berniat untuk menenangkan nya saja kemudian taeyong datang dan aku datang menghampiri mu" kata jungkok
"Kenapa aku senang ya mendengar nya, jungkok memang sangat baik" kata eunha dalam hati tersenyum sendiri
"Ada apa dengan mu? Sekarang kau malah tersenyum sendiri" kata jungkok
"Ani (engga)" kata eunha dengan cepat merubah raut wajahnya
"Eunha ah kemarilah" ajak jungkok
"Ada apa?" tanya eunha
"Sekarang kau harus menutup mata mu" kata jungkok menutup mata eunha dengan tangannya dan berjalan perlahan-lahan
"Aduh kau mengajak ku kemana sih?" kata eunha
"Nah sudah sampai, hitungan ke tiga kau boleh buka mata mu, hana dhul shet (satu dua tiga)" kata jungkok
Begitu eunha membuka matanya, dia sangat terkejut melihat terdapat tulisan I LOVE YOU EUNHA di atas rerumputan
"Apa ini?" tanya eunha
"Yaah, aku akan mengungkapkan isi hati ku slama ini, aku menyukai mu eunha, aku slalu memperhatikan mu" kata jungkok
"Jungkok ah, kau sungguh?" kata eunha mencoba menahan air matanya
"Nde aku sungguh menyukai mu, bagaimana dengan perasaan mu?" tanya jungkok
"Nde aku juga" kata eunha air matanya pun menetes terharu
Segara jungkok memeluk eunha...
~~
"Eommaaa hiks hiks hiks" kata taehyung yang melihat eomma nya di dalam ruangan
Taehyung yang kuasa menahan tangisannya dan duduk di lantai tepat depan pintu ruangan eomma nya. Yerin datang menghampirinya.
"Taehyung tenanglah, aku yakin eomma mu tak apa-apa" kata yerin mencoba menenangkan nya
"Tapi eomma ku, memiliki penyakit yang diidapnya, seharusnya aku menjaga nya" kata taehyung
Yerin pun ikut menangis dan memeluk taehyung
"Aku yakin dengan kita berdoa, eomma mu pasti bisa menjalani operasi itu" kata yerin
"Bagaimana appa mu sedang di perjalanan kah?" tanya yerin
"Nde" kata taehyung
"Aku juga sudah memberitahu teman-teman T.D mungkin besok pagi mereka akan kemari" kata yerin
"Gomawo yo (makasih ya)" kata taehyung
"Ayo bangunlah, kita duduk di atas kursi. Lantai nya dingin" kata yerin
"Pasti kau lapar, aku kan beli makanan dulu" kata yerin
~~
"Ini ayo kita makan dulu, ini punya ku dan ini punya mu" kata yerin memberi taehyung makanan
Kemudian dokter keluar dari ruang operasi dan taehyung menghampiri nya
"Dokter, bagaimana keadaan eomma ku?" tanya yerin
"Operasi nya berjalannya dengan lancar, tetapi eomma mu masih dalam keadaan koma, tenanglah eomma mu tak apa-apa, kita tinggal menunggu dia sadar" ucap dokter
"Baiklah, gamsahabnida (terimakasih)" kata taeyong membungkukkan badannya
"Yerin kau tak pulang?" tanya taehyung
"Nanti saja, aku akan menemani mu sampai appa mu tiba" kata yerin
"Wah kau memang yang terbaik, gomawo yo (makasih ya)" kata taehyung
Kemudian yerin tertidur di pundak taehyung,,,
"Suster, bisa ku pinjam selimut" kata taehyung
"Oh baik saya ambil dulu" ucap suster
"Ini" ucap suster
"Gamsahabnida (terimakasih)" ucap taehyung
Kemudian taehyung menaruh selimut di tubuh yerin....
~~
Pukul 05:00
Yerin terbangun dan dia melihat taehyung yang juga tertidur. Yerin menaruh kepala taehyung di atas jaket dan menyelimutinya dengan selimut yang berada di tubuh yerin.
"Oh, apa kau teman taehyung?" tanya appa taehyung
"Ah nde paman, operasinya berjalan lancar tapi bibi belum sadar jadi kami masih menunggunya" ucap yerin
"Ah begitu baiklah" kata appa taehyung
"Nde paman, kalau begitu saya pamit pulang dulu" ucap yerin
"Nde nde hati-hati di jalan" ucap appa taehyung
~~
"Eunha ah, kita akan pergi ke rumah sakit kan jam 09:00 nanti" kata yooa yang sudah berada di rumah eunha
"Nde, bagaimana kalau kita beli buah-buahan atau roti dulu yuk" ajak eunha
"Nde nde yuk" kata yooa
~~
Tepat jam 09:00 teman-teman T.D begitu juga yerin menjenguk eomma taehyung.
"Taehyung" panggil teman-teman T.D
"Oh kalian" ucap taehyung
"Bagaimana eomma mu belum sadar juga?" tanya taeyong
"Nde" ucap taehyung
"Tenanglah pasti eomma mu sadar" ucap yooa
"Nde, oiya bagaimana dengan toko? Kalian tak buka hari ini?" tanya taehyung
"Tidak, kami sengaja tidak buka hari ini, karena kami ingin menemani mu disini" ucap jungkok
"Iya betul jadi tenang saja, kami akan menemani mu sampai eomma mu sadar" ucap mingyu
"Oh annyeonghaseyo" sapa teman-teman T.D ketika appa taehyung datang
"Nde annyeonghaseyo" ucap appa
Kemudian suster datang dan mengatakan bahwa eomma taehyung sudah sadar...
"Eomma gwaenchanha? (tak apa-apa?)" tanya taehyung
"Nde, pasti kau sangat khawatir" kata eomma
"Oh kau sudah datang" ucap eomma pada appa taehyung
"Nde, mendengar berita ini aku segera kemari" kata appa taehyung
"Ini bibi, untuk bibi dari kami semoga bibi cepat sembuh" ucap eunha sambil menaruh bingkisan di atas meja
"Wah teman-teman T.D gamsahabnida (terimakasih)" kata eomma
"Ndee" ucap nya serentak
"Ya sudah bibi, kalau begitu kami akan menunggu di luar, karena bibi harus banyak istirahat" ucap yujin
"Nde" ucap eomma taehyung sambil tersenyum
~~
Keesokan harinya...
Yerin datang ke rumah taehyung untuk mengantar bingkisan makanan dari eomma yerin untuk eomma taehyung.
"Oh yerin" kata taehyung yang membuka pintu
"Nde aku ingin mengantar ini, eomma mu dimana?" tanya yerin
"Ada di kamar, masuklah" kata taehyung
~~
"Bibi, ini ada makanan dari eomma ku, eomma ku belum bisa menjenguk karena banyak sekali pesanan" kata yerin
"Nde tak apa, lagi pula bibi sudah sehat" kata eomma
"Taehyung kau belum mandi?" tanya eomma taehyung
"Belum" ucap taehyung dengan nyengir
"Aih kau ini, mandi sana" kata eomma
"Pantas dari tadi aku mencium bau yang tak sedap" ledek yerin
"Enak saja, walaupun aku tak mandi, aku tetap tampan" kata taehyung
"Aih pede sekali, sana sana" kata yerin
"Yerin, ada yang ingin bibi bicarakan" kata eomma taehyung
"Nde eomma katakan saja" kata yerin
"Hmm jadi begini..." ucap eomma taehyung
~~
Setelah mengantar makanan, yerin dan teman-teman T.D mulai beraktivitas kembali.
"Apa-apaan ini? Mereka jadian?" kata yerin yang sedang melihat instagram dan melihat eunha dan jungkok berfoto bersama dengan caption nya yang romantis
"Nugu? (siapa?)" tanya taeyong
"Eunha dan jungkok" kata yerin
"Mungkin haha" kata taeyong
"Oh itu mereka datang" kata yujin
"Eunha ah, kau jadian dengan jungkok?" tanya yooa
"Nde" kata eunha tersenyum
"Ya! Kenapa kau tak cerita pada ku" kata yooa
"Aku baru saja mau memberitahu mu dan juga teman-teman T.D" kata eunha
"Aigho, ini membuat ku envy saja" kata yerin
"Traktir, traktir, traktir" kata taehyung yang membuat teman-teman T.D pun ikut berbicara traktir
"Aihh oke oke aku akan traktir kalian sepulang kerja" kata jungkok
"Asikkkk" kata yerin, yujin dan yooa
~~
Jungkok pun menepati janjinya untuk mentraktir teman-teman T.D di Kedai Tteokbokki
"Pesan lah" kata jungkok
"Jungkok kau the best" kata eunha dengan aegyo nya (bertingkah imutnya) dan mengedipkan matanya
"Aih sungguh aku benar-benar geli" kata yujin
"Hey hey bagaimana kalau kita bermain truth or dare (jujur atau berani)" ucap mingyu
"Ahh kenapa harus bermain ini sih" kata taehyung
"Waeyo? (kenapa?) kau takut" ledek jungkok
"Baiklah baiklah" kata taehyung
"Baik kita putarkan botol ini" kata mingyu yang memimpin permainan ini
Putaran botol itu mengenai eunha....
"Ah kenapa harus aku" kata eunha
"Kau mau apa truth or dare?" tanya mingyu
"Dare" kata eunha
"Kau harus mencium jungkok" kata yujin
"Ani (engga)" kata eunha
"Cium cium cium" ucap teman-teman T.D
Kemudian eunha mencium pipi jungkok...
"Waahhhh" kata teman-teman T.D
"Lanjut ya" ucap mingyu
Dan arah botol mengenai taeyong...
"Aishh" kata taeyong
"Truth or dare?" tanya mingyu
"Hmm truth" ucap taeyong
"Kalau begitu kau pilih yerin atau yujin?" kata mingyu
"Aih ganti pertanyaan, itu sulit" kata taeyong
"Ani (engga) ini menarik" kata yooa
"Nde lagi pula ini hanya games" kata jungkok
"Kalau dia memang menyukai, apa dia akan memilih ku? Ataukah yerin sahabat kecil nya?" kata yujin dalam hati
"Ayo cepatlah jawab" kata eunha
"Aku pilih yerin" kata taeyong
Mendengar jawaban taeyong, yerin tersenyum senang....
"Cieeeee" ledek teman-teman T.D
"Kita lanjutkan" kata mingyu
Kemudian arah nya berpindah ke yerin....
"Truth or dare?" kata mingyu
"Dare" kata yerin
"Oke karena aku memiliki alat perhitungan jantung, kita akan melihat seberapa detak jantung yerin ketika bersama seorang namja (pria)" kata mingyu
"Aigho jahat sekali sih" kata yerin
"Haha tak apa kita seru-seruan, di mulai dari ku" ucap mingyu
Detak jantung yerin saat dekat mingyu sebesar 63%, kemudian di dekat jungkok sebesar 66%.
"Huh bagaimana kalau detak jantung ku sangat besar saat dekat dengan taeyong, akan ketahuan nantinya" kata yerin
Detak jantung yerin dekat dengan taeyong sebesar 90%.
"Wah daebak, itu sangat besar sekali" kata yooa
"Aigho yerin ah, jangan-jangan kau.." kata eunha
"Waeyo? (kenapa?) pasti ada salah dengan alat ini" kata yerin
"Sudah-sudah kita belum lihat yerin saat dekat dengan taehyung" kata yujin
"Wah ini sungguh?" kata jungkok yang memegang alat itu dan belum menunjukkan pada teman-temannya
"Waeyo? (kenapa?) memangnya berapa?" tanya yerin
"Nih 93% ini yang paling besar diantara yang lain" kata jungkok
"Daebak" kata eunha dan yooa
"Benarkah itu?" pikir taehyung
"Benar saat aku dekat dengannya, jantung ku terus berdegup" pikir yerin
"Ini pesanannya" ucap pelayan dengan membawa makanan yang di pesan teman-teman T.D
Mereka pun berhenti bermain dan mulai memakan makanan yang di pesannya.
~~
Keesokan hari di toko T.D......
"Aduh bagaimana sih konsumen memesan tetapi tak memberitahu berapa banyak yang ingin di pesannya" kata yooa yang sangat sibuk
"Eunha ah lihat lah yooa, ekspresinya seperti itu sangat lucu" kata yerin pada eunha
"Haha itu tidak enaknya jadi bagian yooa" kata eunha
"Hey hey kalian membicarakan ku, disini terdengar kalian sedang membicarakan ku" kata yooa
"Nde nde mereka membicarakan mu" kata yujin dan menjulurkan lidahnya pada eunha dan yerin
~~
"Taehyung tolong bantu ku pindahkan meja ini ke gudang lantai dua" kata taeyong
"Nde" kata taehyung
Mereka berdua pun mengangkat meja itu bersama-sama.
"Taehyung ah tunggu ada yang ingin ku bicarakan" kata taeyong
"Nde katakan saja" kata taehyung
~~
"Kemarin taehyung membeli peralatan ini dimana ya" kata yerin yang mencoba mencari alamat di buku
"Jungkok ah apa kau lihat taehyung?" tanya yerin
"Tadi aku melihatnya pergi ke atas" kata jungkok
Segera yerin datang untuk bertanya pada taehyung
~~
"Jawab pertanyaan ku dengan jujur, apa kau benar-benar menyukai yerin?" tanya taeyong
"Apa maksud mu, kenapa kau bertanya soal ini?" kata taehyung
"Ayo katakan saja" kata taeyong
"Hmm iya aku memang menyukai nya" kata taehyung
~~
"Eunha ah, lihat lah tas ini bagus bukan?" kata yujin sambil menunjukkan tas yang di jual online
"Wah bagus bagus, coba kau tawarkan pada yerin, soalnya dia juga pernah mengirim ku gambar ini" kata eunha
"Baiklah, dimana yerin?" kata yujin
"Dia ke atas" kata jungkok
"Oh oke" kata yujin dan segera menuju ke lantai atas
~~
"Baiklah kalau begitu aku meminta mu untuk menjaga nya, jangan pernah membuatnya menangis. Karena dia sahabat ku dan seperti adik perempuan yang ingin ku lindungi. Jadi aku percaya pada mu" kata taeyong
"Ku pikir, kau menyukai yerin" kata taehyung
"Hmm ani (engga) dia seperti sahabat sekaligus adik perempuan ku" kata taeyong
"Tapi, dia menyukai mu" kata taehyung
"Arayo (aku tahu), aku sudah mendengar pengakuannya. Tak sengaja ku dengar perkataannya dan disitu juga ada kau" kata taeyong
~~
Yerin mendengar pembicaraan taeyong dan taehyung.
"Dia tak menyukai ku? Dia menganggap ku sebagai sahabat sekaligus adiknya" kata yerin dalam hati
"Apa? Jadi dia mendengar semua yang ku katakan saat ku mabuk dulu" lanjut yerin
Yerin meneteskan air matanya hiks hiks....
~~
Begitu pula dengan yujin, yujin pun mendengar pembicaraan taeyong dan taehyung. Dan melihat yerin menangis. Ingin yujin menghampirinya tetapi waktunya tak tepat.
"Yerin ah, jadi kau juga menyukai taeyong? Kenapa kau tak cerita? Tak sengaja aku juga telah menyakiti hati mu, tak seharusnya nya aku mengatakan rahasia yang pernah ku katakan pada mu, pasti itu membuat mu sulit" kata yujin dalam hati
~~
"Aih benar-benar, tapi yerin menyukai mu dan bukan menyukai mu. Justru seharusnya nya aku yang mengatakan ini, kau harus tetap berada bersama nya" kata taehyung
"Tak bisa, aku tak bisa memaksakan hati ku, karena aku menyukai yujin. Dan ku lihat yerin bahagia bersama mu, dia terus tertawa bersama" kata taeyong
~~
Segera yerin pergi dari tempat itu, dia pun melihat yujin. Yujin menahan tangan yerin tetapi dilepaskan oleh yerin.
~~
"Jadi ku mohon jagalah yerin, jangan membuatnya sedih, kalau kau membuatnya sedih mungkin ada sesuatu hadiah untuk mu" kata taeyong
"Pasti, aku tak akan pernah membuat yerin menangis" kata taehyung
"Oh yujin, ada apa?" tanya taeyong
"Kau dari tadi di sana?" tanya taehyung
"Nde aku sudah mendengar semuanya begitu juga dengan yerin" kata yujin
"Apa? Bagaimana ini?" kata taehyung yang hendak pergi tetapi ditahan oleh taeyong
"Biarlah, biarkan yerin sendiri dulu" kata taeyong
~~
Yerin pun pergi ke rumah nya dan langsung masuk ke kamarnya.
"Hiks hiks hiks, ku kira taeyong sudah memiliki perasaannya pada ku, aku baru paham kenapa dia memberiku piano" kata yerin
"Doorrr" ucap eonnie yerin yang ternyata ada di kamar yerin
"Eonnie, apa yang sedang kau lakukan di kamar ku" kata yerin
"Benar apa kata ku slama ini, kau pasti menyukai taeyong" kata eonnie yerin
"Nde eonnie aku memang menyukainya" kata yerin yang langsung memeluk eonnie nya
"Nde aku paham, tapi kau juga tak bisa memaksakan hati nya untuk mu, apalagi taeyong sahabat mu sejak kecil. Apa kau tak mau melihat dia bahagia dengan seseorang yang dicintainya" kata eonnie
Kemudian yerin melepaskan pelukan nya dan menghapus air matanya
"Nde kau benar eonnie, tak seharusnya aku begini. Dia juga sangat menjaga ku, diam-diam dia terus mengawasi ku dan memastikan ku bahwa aku aman berada dengan pria lain. Dan kau tau eonnie, ada seorang namja (pria) yang menyukai ku sepertinya dia tulus" kata yerin
"Nah jadi kau tak usah menangis seperti ini, kalau yang sebenarnya pria yang kau cintai tak menyukai mu. Lalu kenapa kau tak mencoba juga menyukai pria yang menyukai mu dengan tulus" kata eonnie yerin
"Nde akhir-akhir ini juga aku dekat dengannya dan entah kenapa hati ku selalu berdetak kencang dekat dengannya. Gomawo (makasih) eonnie " kata yerin yang memeluk lagi eonnie nya
"Nde cheonmaneyo (sama-sama)" kata eonnie yerin dan pergi dari kamar yerin
"Oiya cincin nya, bagaimana ini? Aku benar-benar salah tak seharusnya aku membuangnya, kalau begitu aku harus katakan yang sejujurnya pada taeyong" kata yerin
~~
Yerin pun kembali ke toko T.D dan segera menghampiri taeyong...
"Taeyong ada yang ingin ku bicarakan!" kata yerin
"Pasti dia marah pada ku" pikir taeyong
~~
"Yerin ah mianhae (maaf)" kata taeyong menundukkan kepalanya
"Ani! (engga) aku tak akan memaafkan mu" kata yerin
"Aku benar-benar tulus meminta maaf, bukan maksud ku untuk...." ucap taeyong
Yerin segera memeluk taeyong...
"Taeyong ah gomawo yo (makasih ya)" kata yerin dan melepaskan pelukan itu
"Untuk apa?" tanya taeyong
"Karena kau terus menjaga ku dan mengawasi ku. Maaf atas keegoisan ku ini, jadi kita akan terus bersahabat untuk slamanya" kata yerin
"Huh nde karena aku tak suka melihat mu menangis" kata taeyong
"Nde aku juga tak ingin melihat mu sedih, jadi kalau kau memang benar-benar menyukai yujin, kau juga harus menjaga nya sebagaimana kau menjaga diriku. Aratsoyo! (paham!)" kata yerin
"Nde yerin ah" kata taeyong
"Oiya satu lagi, mianhae (maaf) sebenarnya cincin itu hilang, cincin nya ku buang ke sungai di daegu. Tak mungkin kan aku harus pergi ke sana untuk mengambilnya" kata yerin
"Nde yerin ah, gwaenchana (tak apa-apa) nanti akan ku belikan yang baru lagi" kata taeyong memegang kepala yerin
"Oh ya aku akan memberi mu kabar gembira. Dulu yujin pernah memiliki rahasia bahwa dia menyukai mu makanya dia memberi mu topi berwarna hitam. Karena kau pasti menyukainya" kata yerin
"Jeongmal? (benarkah?) dia punya rahasia itu dengan mu" kata taeyong
"Nde aku tak berbohong, oh sepertinya yujin melihat kita, cepat temui nya dan katakan yang sebenarnya" kata yerin
"Oke" kata taeyong
~~
"Yujin ah" panggil taeyong
"Nde" ucap yujin
"Kau sudah tau kan? Kalau aku menyukai mu" kata taeyong
"Nde" ucap yujin
"Aih bagaimana dengan hati mu?" tanya taeyong
"Hmm apa yerin tak marah pada ku?" kata yujin
"Aigho, dia tak marah. Justru dia menyuruh ku untuk menjaga mu" kata taeyong
"Aku juga sudah tau, kau memiliki rahasia dengan yerin kan" goda taeyong
Yujin hanya menutup wajahnya karena malu akan rahasia yang dulu dia miliki. Taeyong hanya memeluknya kemudian yujin melepaskan tangannya dan memeluk taeyong juga.
"Jadi kita resmi berpacaran?" tanya taeyong
"Hmm nde" ucap yujin
~~
Taehyung menghampiri yerin yang sedang berada di taman dekat toko T.D
"Yerin ah, kau marah pada ku?" tanya taehyung
"Ani (engga)" kata yerin
"Yerin mianhae (maaf) bukannya aku ingin memisahkan mu dengan taeyong hanya saja...." kata taehyung
"Husshhh" kata yerin menutup mulut taehyung dengan satu jarinya
"Aku sudah mencurigai mu, yang pertama saat kau mabuk kau hilang bahwa aku tak pernah memikirkan mu dari situ aku terus memikirkannya apa kau benar mengatakan itu? Lalu yang kedua dari eomma mu" kata yerin
"Eomma ku? Dia bercerita pada mu?" kata taehyung
"Nde,,," kata yerin
~~
Flashback....
"Yerin, ada yang ingin bibi bicarakan" kata eomma taehyung
"Nde eomma katakan saja" kata yerin
"Hmm jadi begini, bibi juga bingung untuk mengatakannya atau tidak" ucap eomma taehyung
"Katakan saja bi, ada apa?" kata yerin
"Hmm taehyung sebenarnya menyukai mu. Hanya saja dia belum mengatakan yang sebenarnya pada mu. Yaah memang taehyung terlihat kasar tetapi hatinya dia sangat lembut dan manja. Kalau saja kau masuk ke kamar taehyung. Di sana banyak sekali nama mu dan foto mu. Dia tak ingin ada yang membuang kertas-kertas di kamarnya. Saat pertama kali bibi melihat mu, kau seperti foto yang berada di kamar taehyung. Dan ternyata benar kau adalah yerin. Bibi tidak memaksakan mu untuk menyukai taehyung juga hanya saja bibi ingin mengatakan ini semua" kata eomma taehyung
"Benarkah taehyung sebegitu tulisnya mencitaiku?" pikir yerin
"Bibi, aku jadi penasaran dengan isi kamar taehyung" kata yerin
"Kapan-kapan bibi akan mengajak mu ke kamarnya" kata eomma taehyung
Flashback end.....
~~
"Eommaaa" kata taehyung merengek
"Benar-benar kau seperti anak kecil bertingkah seperti itu dan yang ketiga alat detak jantung itu, aku tak pernah menyangka berada deg2an seperti itu. Dan yang ke empat pengakuan mu pada taeyong yang baru ku dengar. Jadi aku ingin mendengar pengakuan mu di depan ku" kata yerin
"Bagaimana ya kau juga sudah tau yang sebenarnya" kata taehyung
"Ku mohon katakan kalau kau memang menyukai ku" kata yerin
"Saranghae (aku mencintai mu) yerin ah" kata taehyung
Yerin tersenyum mendengar ucapan taehyung :)
"Kau bilang apa? aku tak mendengar nya" kata yerin
"Saranghaeeee" ucap taehyung
"Nde saranghae taehyung ah" ucap yerin
Mereka saling berpelukan....
"Oh ya kau harus memperlihatkan ku isi kamar mu" kata yerin
"Nde besok akan ku perlihatkan" kata taehyung
~~
"Aigho ada apa ini? Taeyong ah dan yujin ah kenapa kalian tersenyum seperti itu" kata yooa
"Jangan-jangan kalian jadian ya" kata jungkok
"Nde" ucap taeyong dan yujin
Kemudian yerin dan taeyong masuk ke dalam toko T.D
"Dan kalian juga tersenyum-tersenyum seperti itu, jangan-jangan kalian juga jadian" kata eunha
"Sepertinya malam ini kita akan makan besar" kata mingyu
~~
Keesokan harinya taehyung memberitahu isi kamar yerin. Di sana terdapat tulisan jung yerin dengan tulisan yang indah. Dan ada pula foto-foto yerin yang di gantung di dalam kamarnya. Yerin terharu melihat isi kamar taehyung yang penuh dengan yerin. Yerin tak pernah menyangka ada seorang pria yang benar-benar tulus berbuat seperti ini.
~~
2 Tahun Kemudian.....
Hari wisuda teman-teman T.D....
"Teman-teman tak menyangka kita sudah lulus" kata yooa
"Nde tak terasa begitu cepat dan kita lulus bersama-sama" kata yujin
"Yurobun (semuanya) kalian tahu? hari ini hari apa?" tanya taeyong
"Ani (engga) apa memangnya?" kata yerin
"Hari ini adalah hari pertemanan kita yang ke 4 tahun" kata taeyong
"Ah iya benar-benar" kata mingyu
"Kita harus rayakan ini" kata taehyung
"Hey hey ayo kita berfoto dulu" kata eunha
"Nde, ahjussi tolong fotokan kami" ucap jungkok
Mereka pun berpose...
"Hana dhul shet (satu dua tiga) kimchiiiiii" ucap taeyong, taehyung, jungkok, mingyu, yerin, eunha, yujin dan yooa
Setelah itu mereka saling meleparkan topinya ke atas.
~~~ THE END ~~~
Yey akhirnya selesai juga ff ku ini hehe. Di cerita ini mereka seumuran. Aslinya sih mereka lahir tahun 95, 96 dan 97. Semoga kalian suka ya. Dan maaf kalau ceritanya membosankan. Terimakasih yang sudah sempatkan waktunya untuk membaca ff ini.
Fighting!!! Annyeong!!!